![]() | |||
Suprianto Sabar & Founder Mlinjo Heru |
La Comunita dei Tifosi Milan a Sidoarjo


Tampilkan postingan dengan label Milan Junior Camp. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Milan Junior Camp. Tampilkan semua postingan
Minggu, 13 Januari 2013
Suprianto Sabar
Minggu, 15 Juli 2012
Hasil Seleksi Milan Junior Camp 2012 Yang Lolos Ke Milan
Setelah melakukan seleksi tahap pertama
pada lima kota yaitu,Jakarta,Palembang,Malang,Balikpapan dan
Makassar.Telah berhasil menyaring 50 anak untuk seleksi tahap dua
sekaligus mengikuti pelatihan AC Milan Junior Camp di Lapangan Pertamina
Simprug, Jakarta Selatan pada 2-15 Juli 2012.Dan diperoleh 18 anak
terbaik untuk masuk dalam skuad Indonesia All Star Team 2012.
Mereka berhak terbang Italy untuk
mendapat pelatihan di Akademi AC Milan untuk mewakili Indonesia dalam
Turnamen Intesa Sanpaolo Italia pada bulan Oktober-November 2012.Dimana
turnament ini juga diikuti tim Milan Junior Camp yang berasal dari 30
negara lainnya.Dalam turnamen sebelumnya Indonesia berhasil menjuarainya
dan diharapkan skuad Indonesia All Star Team 2012 juga dapat
mepertahakan gelar juara Indonesia dalam turnamen Intesa Sanpaolo
Italia.
Sesuai Pengumuman dari panitia AC Milan
Junior Camp 2012 di Restauran Pulau Dua Jl Jend Gatot Subroto Kompl Tmn
Ria Senayan,Jakarta pada hari Sabtu telah dperoleh 18 Nama yang lolos
seleksi.Yang masing-masing dari audisi daerah Balikpapan 5 anak,Makassar
5 anak,Palembang 3 anak,Malang 3 anak dan daerah jakarta 2 anak.
Sedangkan 18 Nama Yang berhasil lolos Milan Junior Camp 2012 adalah :- Risky Arya (Palembang)
- Fauzan Adzima (Balikpapan)
- Robyandika (Palembang)
- Arka Lefda (Malang)
- M. Rabdi (Balikpapan)
- Erlangga Wardana (Makassar)
- Ary Rezky (Jakarta)
- M. Ridwan Maldini (Malang)
- Handika Bhayangkara (Makassar)
- M. Ananda (Balikpapan)
- Andi Abdul Aziz (Makassar)
- Ilham Bagas (Palembang)
- Wahyudi (Balikpapan)
- M. Akbar (Makassar)
- M. Sadam (Jakarta)
- Aldini Data Pratama (Balikpapan)
- M. Krisna Setiawan (Malang)
- Arie Sandy (Makassar)
Selasa, 03 Juli 2012
Hasil Seleksi Milan Junior Camp 2012 Wilayah Jakarta
Daftar Kesepuluh Nama Peserta Seleksi Milan Junior Camp 2012 Wilayah
Jakarta,Yang lolos dan berhak mengikuti seleksi tahap dua yang juga
dilaksanakan di Jakarta yaitu :
- Muhammad Yusri
- Julius Jossel
- Ari Resky
- Asman
- Mubbarok
- Damai. J
- Muhammad Saddam
- Hugo
- M. Ali
- Deddy H R

Cuplikan Video Indonesia All Star Challenge By Milan JuniorCamp 2012 : Seleksi Jakarta Via Bola News.TV
Minggu, 01 Juli 2012
Hasil Seleksi Milan Junior Camp 2012 Wilayah Balikpapan
Daftar Kesepuluh Nama Peserta Seleksi Milan Junior Camp 2012 Wilayah
Balikpapan,Yang lolos dan berhak mengikuti seleksi tahap dua di Jakarta
yaitu :
- Fauzan A
- M. Iqbal I
- Ahmad Zakari
- Muhammad Rabdi R
- Muhahammad Ananda
- Wahyudi
- M Riduan
- Ricky Setyawan
- Udha Z S
- Aldino Data Pratama
Cuplikan Video Indonesia All Star Challenge By Milan JuniorCamp 2012 : Seleksi Balikpapan Via Bola News.TV
Hasil Seleksi Milan Junior Camp 2012 Wilayah Makassar
Kesepuluh Nama Peserta Seleksi Milan Junior Camp 2012 Wilayah
Makassar,Yang lolos dan berhak mengikuti seleksi tahap dua di Jakarta
yaitu :
- Evans Heindrie Huwai
- Abdul Azis
- Handhika Bhayangkara
- Muh. Akbar
- Erlangga Wardana
- Fhahriral Khalid
- Taqwa Rizaldi
- Arie Sandy
- Mulyanto
- Reski Ardinar

Cuplikan Video Indonesia All Star Challenge By Milan JuniorCamp 2012 : Seleksi Makassar Via Bola News.TV
Kamis, 28 Juni 2012
Hasil Seleksi Milan Junior Camp 2012 Wilayah Malang
Kesepuluh Nama Peserta Seleksi Milan Junior Camp 2012 Wilayah
Malang,Yang lolos dan berhak mengikuti seleksi tahap dua di Jakarta
yaitu :
- Arka Lefda Priandana
- Mustofa
- Mohhamad Krisna Septiawan
- Angga Kurniawan
- M. Bagas
- M. Rizky Yulianto
- Dona Saputra
- Elang Anindita
- M. Ali Ridwan Maldini
- Purwanto Wiji
Cuplikan Video Indonesia All Star Challenge By Milan Junior Camp 2012 : Seleksi Malang Via Bola News.TV
Hasil Seleksi Milan Junior Camp 2012 Wilayah Palembang
Kesepuluh Nama Peserta Seleksi Milan Junior Camp 2012 Wilayah
Palembang,Yang lolos dan berhak mengikuti seleksi tahap dua di Jakarta
yaitu :
- M Bagas DS
- Reza Erlangga
- M Ilham S
- Ilham Bagas
- Mulyadi
- Robi Andika
- M Alfian Ardiansyah
- Nabil Dwi Julia
- Joko Satrio
- Riski Arya A
Cuplikan Video Indonesia All Star Challenge By Milan Junior Camp 2012 : Seleksi Palembang Via Bola News.TV
Rabu, 27 Juni 2012
Milan Junior Camp 2012
Waktu Pelaksanaan Seleksi :
- Palembang & Malang : 28 Juni 2012
- Balikpapan & Makassar : 30 Juni 2012
- Jakarta : 1 Juli 2012
Persyaratan Milan Junior Camp 2012 :
- Formulir pendaftaran (Asli) Yang telah Diisi lengkap
- Menyerahkan SURAT PERSETUJUAN dari Orang Tua/WALI dan ditandatangani diatas materai Rp6.000 (disertai fotocopy KTP/Sim/Identitas Lainnya dari Orang Tua/Wali)
- Menyerahkan Surat Keterangan Sehat Fisik yang dikeluarkan oleh dokter,rumah sakir atau pukesmas setempat (ASLI)
- Menyerahkan Data Diri yang telah diisi lengkap,ditempel foto yang akan dicap stempel Pengesahan oleh panitia pelaksana (stempel mengenai foto)
- Membawa Akte Kelahiran ASLI dan Fotocopy 1 lembar
- Membawa KartuKeluarga (KK) ASLI dan Fotocopy 1 lembar
- Membawa Raport/Ijasah terakhir ASLI dan Fotocopy 1 lembar
- Pasfoto terbaru 3×4, 4 lembar (belum termasuk foto Data Diri)
- Melampirkan data pembinaan,aktivitas & prestasi
- Batas Usia Peserta 13-16 Tahun dengan kelompok usia:
- U13-14 :Kelahiran November 1997 – September 1999
- U15-16 :Kelahiran November 1995 – September 1997
- Peserta dan Orang Tua Wajib menandatangani form persetujuan untuk mematuhi peraturan dan pelaksanaan yag telah dibuat oleh panitia pelaksana dan menerima keputusan dewan juri
- Peserta terbatas untuk 700 pendaftar pertama
Kelengkapan peserta :
- Membawa sepatu bola
- Menggunakan kaos kaki putih
- Menggunakan kaos berwarna putih
- Menggunakan celana berwarna merah
- Membawa decker shin (pelindung tulang kering)
Info & Pendaftaran Sekretariat :
Malang
Premier Futsal
JL.Soekarno Hatta No.34A
Kontak : Raendy Telp.08986307776/085785095777
Premier Futsal
JL.Soekarno Hatta No.34A
Kontak : Raendy Telp.08986307776/085785095777
Makassar
Warkop Mammi 68
JL.Wolter Monginsidi Lama No.68
Kontak : Ellink Telp.081355296064
Warkop Mammi 68
JL.Wolter Monginsidi Lama No.68
Kontak : Ellink Telp.081355296064
Jakarta
Tabloid BOLA
Gedung Kompas Gramedia
JL.Palmerah Barat 33-37 Lt.4
Kontak : Didit Telp.021 53677835 Ext 4226 atau 08161120822
Tabloid BOLA
Gedung Kompas Gramedia
JL.Palmerah Barat 33-37 Lt.4
Kontak : Didit Telp.021 53677835 Ext 4226 atau 08161120822
Palembang
Sonic Futsal
JL.Sumpah Pemuda Blok. K
Kampus,Palembang
Kontak: Erika 081933395777
Sonic Futsal
JL.Sumpah Pemuda Blok. K
Kampus,Palembang
Kontak: Erika 081933395777
Balikpapan
CMC
JL.Merdeka No.126
Martadinata
Kontak: Opan Telp.085652028886
Indonesia All Star Challenge By Milan Junior Camp 2012 Via Bola News.TV
CMC
JL.Merdeka No.126
Martadinata
Kontak: Opan Telp.085652028886
Indonesia All Star Challenge By Milan Junior Camp 2012 Via Bola News.TV
Selasa, 22 November 2011
Bintang Turnamen Sintesa San Paolo Milan 2011
![]() |
We Are The Champion |
Mengingat kembali turnamen Sintesa San Paolo kemarin mengingatkan
saya bahwa kita masih memiliki harapan yang cerah untuk masa depan
sepakbola Indonesia. Saya menyaksikan dengan mata kepala saya sendiri
bagaimana anak-anak asal Indonesia bisa begitu dominan bila dibandingkan
anak – anak dari negara lain yang terkenal dengan tradisi sepakbolanya
seperti Italia, Brasil, Mexico dan lainnya. Klise memang, sudah dari
beberapa tahun belakangan ini tim anak-anak kita selalu berhasil meraih
prestasi tingkat internasional, tapi setelah mulai melewati umur 20
mereka menghilang bak di telan bumi. Bakat emas mereka menguap tak
terurus karena tak becus dalam mengurus sepakbola yang berjenjang dan
terprogram.
Tetapi kali ini saya tidak akan membahas bobroknya system kaderisasi
dan kompetisi di Negara kita, saya akan coba mengulas beberapa pemain
yang saya anggap sangat berperan dalam kemenangan tim Indonesia All Star
saat di Milan kemarin, termasuk keberhasilan mereka menggasak tim Milan
Academy. Tanpa mengecilkan peran pemain lainnya, berikut adalah para
calon bintang sepakbola masa depan kita versi saya :
Rahmanto (Manto)
Pemain asal Penajam (sekitar 1 jam kurang dari Balikpapan menggunakan
speedboat) adalah kapten sekaligus batu karang di lini pertahanan
Indonesia. Lugas, tanpa kompromi dan tidak segan untuk “merangsek” ke
depan untuk membantu serangan, sekilas mengingatkan saya pada “Bejo”
sugiantoro, salah satu pemain bertahan terbaik yang pernah dimiliki
Indonesia. Memiliki darah oriental dari sang ayah, Manto tidak terlihat
sedikit pun seperti seorang tionghoa, saya katakan kepadanya “mungkin
karena kamu kebanyakan di lapangan bola” jadi hitam, dia hanya tertawa
menanggapi itu. Bersama sahabat karibnya Maulid, Manto selalu masuk
pilihan utama, bahkan dia bisa diajak sparring dengan para tentara di
Penajam, dan juga menjadi pemain inti di PS. Penajam dimana pemain
lainnya adalah orang-orang dewasa, menjadi bukti sahih bahwa pemain ini
memang memiliki bakat yang istimewa. Selesai dari bangku smp, Manto
bercita-cita untuk meneruskan SMA di Ragunan demi memenuhi mimpinya
menjadi pemain sepakbola professional. Maju terus Manto, doa kami
menyertaimu.
Suprianto Sabar (Sabar)
Pemain kelahiran Sidoarjo ini lolos dari seleksi di kota Malang. Secara
pribadi Sabar merupakan pemain yang paling saya suka karakternya dalam
tim. Tipikal box-to-box midfielder, mau menjemput bola hingga ke bawah
dan sesekali melakukan penetrasi ke pertahanan lawan. Bila dibandingkan
dengan pemain tim nasional era sekarang, Sabar mengingatkan saya akan
sosok Ahmad Bustomi, cerdas dalam mengalirkan bola, berani berduel
dengan siapa saja dan ditunjang dengan stamina yang mumpuni. Anak ini
sangat saya harapkan bisa menjadi salah satu tulang punggung tim
nasional suatu hari nanti. Di lini tengah Sabar selalu berduet dengan
Hamzah yang kebetulan juga lolos dari seleksi di Malang. Saya teringat
saat turnamen berlangsung setelah pertandingan ke dua Sabar mengalami
kram paha hingga memerlukan penanganan dari tim medis Ac Milan tapi
dengan tekad yang kuat dan semangat membara dia bisa kembali bermain di 2
laga berikutnya hingga menjadi juara. Sifat sederhana juga terlihat
menonjol pada sikapnya, di saat yang lain menggunakan sepatu dengan merk
terkenal, Sabar cukup menggunakan sepatu buatan negeri sendiri, dan
terbukti skill selalu bisa mengalahkan fasilitas.
Adnan Faturrahman
Pemain sayap kanan yang merupakan satu-satunya pemain yang lolos dari
Makassar. Pemain yang dari kecil memang sudah bercita-cita jadi pemain
sepakbola professional ini merupakan salah satu pemain yang layak dapat
gelar pemain terbaik selama turnamen, selain karena produkfitasnya dalam
mencetak gol, juga karena permainan apiknya di sisi kanan yang bahkan
tidak bisa diredam oleh tim Milan Academy, hingga terus menerus mendapat
tackle keras yang bahkan membuat “shin pad”nya patah. Gol pertama
partai final pun lahir dari insting dan kecepatannya dalam membaca arah
bola. Pemain ini pernah menjadi anggota tim nasional u14 saat Yamaha
cup, seakan menegaskan bahwa tanah Makassar tidak akan pernah kehabisan
pemain sepakbola berbakat. Semoga dengan seiringnya waktu pemain ini
bisa semakin matang dan semakin berkembang permainnya.
Sabeg Fahmi Fachrezi (Sabeg)
Pemuda kebanggan warga Jember ini merupakan striker terbaik di dalam
tim, sekali diturunkan langsung tiga gol berturut-turut dia berondongkan
ke gawang lawan. Skill di atas rata-rata pemain lain, serta kepercayaan
dirinya yag tinggi dan pantang kendur merupakan harta yang berharga
bagi tim Indonesia. Sabeg juga merupakan pemain tim nasional u 16 dimana
dia juga merupakan pemain andalan di sana. Berdasarkan penuturan Adnan,
Sabeg adalah striker terbaik yang pernah bermain bersamanya, dan demi
melanjutkan karir sepakbolanya bahkan dia rela merantau hingga ke tanah
Papua. Saat pertandingan melawan Tim Akademi AC Milan, Sabeg mencetak
dua gol dan salah satunya tercipta melalui eksekusi tendangan bebas yang
sangat berkelas. Ditangan yang tepat saya yakin kita akan melihat nama
ini lagi terpampang di baju tim nasional Negara kita. Sabeg! Ingat nama
ini baik-baik kawan.
Gavin Kwan Adsit (Gavin)
Para pemain berikut ini adalah pemain yang menurut saya secara mental dan pribadi luar biasa:
Memang tanah Papua adalah kawah candradimuka bakat-bakat sepakbola.
Tiada hentinya Papua melahirkan pemain-pemain berbakat. Mulai dari era
Frank Sinatra Huwae, Eduard Ivak Dalam, Boas Salossa hingga Patrich
Wanggai. Sekarang sudah lahir lagi bakat emas di diri Fallen Mariar.
Pemuda asal Manokwari ini memiliki jiwa yang sangat besar karena dua
hari setelah sampai di Jakarta untuk pemusatan latihan sebelum bertolak
ke Italia dia mendapat kabar sangat buruk, Ayahnya meninggal dunia.
Fallen hampir saja memutuskan pulang ke Manokwari, tapi dengan dukungan
keluarga dia mengurungkan niat itu dan tetap berangkat ke Milan.
Meskipun kesedihan pasti menyelimuti dirinya, tetapi dia tidak pernah
menunjukan perasaan itu kepada tim, malah Fallen lah yang selalu
menghibur tim ini. Dia dan juga Maulid adalah sumber tawa tim ini. Saya
yakin kebesaran jiwanya ini akan membawanya menapaki kesuksesan sebagai
pemain professional suatu hari nanti. Pemain ini memiliki karakter
seperti pemain Papua lainnya memiliki akselerasi dan dribbling yang
mengagumkan, salah satu pemain favorit para pelatih asal Itali. Entah
kenapa dibandingkan Boas atau Tibo, Fallen lebih mengingatkan saya
kepada Roni Wabia, pemain asal Papua yang pernah menjadi pemain terbaik
liga Indonesia.
Saputra
Sederhana saja nama pemain asal Palembang
ini, sesederhana sosoknya. Saya pribadi belajar banyak dari Saputra, dia
merupakan wujud nyata bahwa mimpi itu ada bagi siapa saja yang percaya
dan berusaha untuk mewujudkannya. Menjadi Yatim sejak kecil tentu
bukanlah hal yang mudah, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari Saputra
berjualan Koran. Semua dilaluinya tanpa merasa malu, bahkan dia banyak
tahu hal baru dengan membaca Koran-koran yang dijualnya. Dia juga jadi
banyak kenal pemain-pemain nasional Indonesia yang bermain di Sriwijaya
FC, Arif Suyono, Supardi, Firman Utina adalah nama-nama besar yang
selalu memberikan support dan masukan kepada Saputra. Rasa ingin tahu
dan belajar yang besar ini tergambar dari perilakunya yang saya lihat
sendiri selama 3 hari bersama tim All Star Indonesia. Saputra tidak ragu
untuk mengajak orang asing berbincang, walaupun dia harus bolak balik
ke Gavin untuk bertanya bahasa Inggris, dan hal ini saya lihat berulang
kali terjadi. Salut saya sama anak ini. Sekaligus sedih saat saya
tanyakan apakan nanti jualan Koran lagi saat pulang, Saputra menjawab
“Iyalah mas, kalau ngga nanti jajan pakai uang dari mana” wajah polosnya
saat menjawab membuat hati saya makin sakit dan pedih. Saat para
koruptor-koruptor bajingan itu beraksi memakan uang rakyat, pemuda
seperti Saputra ini harus bekerja keras untuk mimpi dan hidupnya.
Tapi tim ini membuktikan pada kita bahwa mereka mampu berprestasi,
dan menunjukan permainan yang berkelas, permintaan mereka tidak
muluk-muluk. Mereka hanya minta sedikit perhatian PSSI dan pemerintah
supaya tim ini dipertahankan. Mungkin mereka bisa dikumpulkan di satu
sekolah, Misalnya SMA Ragunan atau di Diklat Salatiga. Mereka percaya,
saya juga percaya mereka akan bisa membawa nama Indonesia ke tingkat
dunia. Sekarang mari kita sama-sama berdoa PSSI dan pemerintah focus
untuk membangun sepakbola yang berjenjang dan terukur, sudah cukup
hentikan pertikaian. Sekarang saatnya Indonesia bangkit dan menuju PIALA
DUNIA.
![]() |
Tim Indonesia di Kantor AC Milan di Via Turati |
Sumber : http://mrusmin.wordpress.com
Rabu, 16 November 2011
Indonesia! back to back champions in Milan!
Hari sabtu ini kota Milan benar-benar gelap. Bahkan sejak hari
sebelumnya belum ada terik matahari menyinari tanah kelahiran Paolo
Maldini ini. Hujan gerimis mengguyur kota dari pagi, beruntung gelap
kota bertolak belakang dengan perasaan ke 18 pemain pilihan hasil
seleksi ketat Milan Junior Cam. Mereka terlihat sangat antusias dan
bersemangat menghadapi hari ini, hari dimana mereka harus mempertahankan
kembali piala turnamen Intesa San Paolo.
Indonesia Milan Junior Camp All-Star Team 2011
No. | Nama | Posisi | Daerah |
1 | Gianluca Pagliuca Rossy | Kiper | Semarang |
2 | Muhammad Fadly Habibi M | Kiper | Bandung |
3 | Rahmanto | Bek | Balikpapan |
4 | Bambang Tri Atmojo | Bek | Semarang |
5 | Adi Irawan | Bek | Pekanbaru |
6 | Panca Andy Radto | Bek | Makassar |
7 | Dhanu Saputra | Bek | Malang |
8 | Adnan Faturrahman | Gelandang | Makassar |
9 | Suprianto Sabar | Gelandang | Malang |
10 | Rosi Nuril H.A | Gelandang | Semarang |
11 | Fallen Mariar | Gelandang | Bali |
12 | Okka Dwi Syahputra | Striker | Medan |
13 | Hamzah Risfian | Striker | Malang |
14 | Saputra | Striker | Palembang |
15 | Sofyar Satrio Utomo | Striker | Surabaya |
16 | M. Maulid | Gelandang | Balikpapan |
17 | Gavin Kwan Adsit | Gelandang | Bali |
18 | Sabeg Fahmi Fachrezy | Striker | Bali |
Turnamen yang diadakan oleh AC Milan khusus pemain di bawah 14 dan 10
tahun, dan tahun ini seperti juga tahun sebelumnya Indonesia mengirim 1
tim untuk mengikuti turnamen khusus 11-14 tahun. Format turnamen ini
cukup unik, pertandingan dilaksanakan dalam 2 x 20 menit dengan
pergantian pemain tak terbatas. Turnamen ini hanya dilaksanakan satu
hari dari pagi hingga malam.
Tim Indonesia tergabung dengan tim milan junior camp mix
(bulgaria,swedia dan usa) tim milan junior camp amerika tengah dan tim
milan junior camp italia. Pertandingan pertama tim Indonesia bermain
kurang maksimal, dan menurut saya ada dua alasan yang pertama karena
cuaca memang sangat dingin ditambah hujan yang memang tidak berhenti
sejak pagi dan yang kedua tentu saja adalah perasaan grogi atau demam
panggung. Di pertandingan pertama ini meskipun tim Indonesia menguasai
ball possession sepenuhnya, bahkan kiper hampir tidak mendapat ancaman
sama sekali, hanya saja antara lini tengah dan lini depan masih belum
muncul chemistry permainan yang baik, sehingga sering kali terjadi salah
passing, dan ini yang membuat mereka kesulitan mencetak gol saat
berhadapan dengan tim mix bulgaria swedia usa. Beruntung akhirnya tim
Indonesia bisa mencetak gol melalui Adnan Faturohman berhasil mencetak
gol yang akhirnya menjadi satu-satunya gol pada pertadingan ini.
Pertandingan kedua tim Indonesia menghadapi tim dari amerika tengah.
sudah semakin nyetelnya permainan antara lini tengah yang dikomandoi
Suprianto Subur dan Hamzah Risfian dengan lini depan dimana Rosi Nuril
dan Sabeg Fahmi berdiri berbuah manis dengan lima gol tanpa balas yang
mereka ceploskan di babak pertama dan ditambah lagi empat gol lagi I
babak berikutnya. Di pertandingan ini peran Sabeg sebagai striker utama
sangat menonjol dan itu tergambar dari hattrick yang dicetaknya. Selain
itu di lini tengah Subur, pemain asal Sidoardjo juga sangat menonjol,
perannya yang mirip Ahmad Bustomi di timnas senior benar-benar sangat
krusial bagi tim. Tanpa kesulitan tim Indonesia berhasil berpesta di
gawang musuh.
Sambil menunggu lawan yang akan dihadapi sebelum pertandingan ketiga
tim beristirahat untuk makan siang, dan karena akumulasi dari rasa
dingin yang memang menyengat dan lelah bermain di dua pertandingan,
Subur sang dirijen lapangan tengah tiba-tiba mengalami kram di bagian
paha yang bahkan sampai membuat tim paramedis yang dsediakan AC Milan
turun tangan untuk mengatasi ini. Tim Indonesia juga beruntung memiliki
tim official yang cepat tanggap, dalam jeda waktu istirahat yang
sebenarnya sangat singkat, mereka langsung bergerak mencari pakaian yang
bisa membantu anak-anak bertahan di cuaca yang tentu sangat ekstrim
bagi kita yang terbiasa di Negara yang hangat, bahkan bisa dibilang
panas. Tim official datang dengan rain coat, sweater, baju dalam hangat
(sejenis nike fit) dan kaus kaki baru. Walau masih sedikit
terpincang-pincang Subur tampak sudah bisa untuk kembali dimainkan oleh
pelatih Bambang Waskito. Sebelum pertandingan tim Indonesia mendapat
informasi bahwa tim yang dihadapi adalah tim tuan rumah Italia dan hanya
ada satu tim yang lolos ke final. Kemenangan jadi hal yang harus mereka
raih untuk memuluskan perjalanan ke final dan mempertahankan piala yang
tahun lalu diraih.
Sejak kick off tensi pertandingan berlangsung dengan cepat dan
ketat. Kali ini tim yang dihadapi Indonesia memang lebih tangguh
dibanding dua lawan sebelumnya, ditambah tentu ti tuan rumah tidak mau
kehilangan muka dua kali, setelah tahun lalu dipecundangi oleh Indonesia
di final. Secara postur tim dari Italia ini lebih besar dari pemain
Indonesia, terutama duet center back mereka yang badannya setara dengan
orang dewasa di Indonesia. Memainkan pola 4-4-2 Indonesia beruntung
memiliki talenta yang berlimpah di tim ini, salah satu kualitas utama
dari para pemain tim ini kekuatan stamina yang sangat baik, didukung
dengan pernyataan dari coach Bambang bahwa seluruh pemain yang terpilih
memiliki hasil diatas 10 dalam “blip test”, dengan kata lain para pemain
ini sebenarnya bahkan kuat bermain 2 x 40 menit dengan tensi yang
tinggi. Selain itu pemain kita juga dikaruniai kaki – kaki yang cepat
dan lincah. Memanfaatkan dua kelebihan ini tim Indonesia terus menekan
dan dominan dalam penguasaan boal. Serangan banyak diarahkan ke sisi
kiri dan kanan pertahanan tim Italia, dengan mengandalkan kecepatan
Fallen di kiri dan Adnan di kanan. Berawal dari corner kick tim
Indonesia berhasil membuka angka yang bertahan hingga akhir babak
pertama, baru babak kedua mereka bisa menambah gol yang baru bisa
dibalas tim lawan dari tendangan bebas beberapa menit sebelum permainan
berakhir. Keunggulan 2-1 berhasil membawa tim Indonesia ke final dan
bertemu dengan tim asal grup lainnya.
Pertandingan final dilaksanakan jam 16.20, hari sudah sore menjelang
malam dan hujan semakin deras membuat cuaca semakin dingin. Tim lawan di
final adalah mix antara Brasil, Venezuela dan Italia. Berhasil mencapai
final tentu adalah jaminan bahwa tim lawan bukanlah tim sembarangan.
Sejak kick off babak pertama tim Indonesia terus melakukan tekanan
setiap pemain lawan menguasai bola. Kelemahan pertahanan di sisi kiri
dan kanan musuh berhasil di eksploitasi tim Indonesia dengan baik,
sehingga sisi kanan dan kiri lawan terus di gempur secara
bergantian,hingga akhirnya terjadi sebuah pelanggaran di sisi kanan
depan kotak penalti musuh. Tendangan bebas keras dari Dhanu bek kiri
asal jember gagal diamankan dengan baik, dan bola liar berhasil di
konversi jadi gol oleh Adnan. Sebuah goal yang dinantikan seluruh pemain
dan pendukung Indonesia lahir dan tentu ini sangat baik. Keunggulan
angka 1-0 tetap bertahan hingga akhir babak usai. Sebenarnya banyak
peluang matang yang seharusnya bisa mereka konversi menjadi gol andai
saja kiper tim musuh tidak bermain gemilang. Babak kedua lagi-lagi tim
Indonesia lebih banyak menekan tim musuh yang akhirnya berbuah gol kedua
melalui kaki Rosi. Sebuah gol yang tercipta berkat permainan passing
pendek dan cepat di sisi kiri pertahanan tim lawan yang akhirnya
berhasil membuat tim Indonesia unggul 2-0. Seperti pertandingan
sebelumnya permainan Indonesia mulai mengendor di akhir-akhir babak
kedua. Serangan demi serangan harus dibendung pertahanan yang dikomandoi
oleh kapten tim, Rahmanto. Sejak awal turnamen tim Indonesia memiliki
pertahanan paling baik bila dibandingkan semua tim lawan. Pertahanan
yang berisikan empat pemain, yaitu Dhanu di kiri, Rahmanto dan Bambang
di tengah serta Adi di kanan, membuat gawang yang dikawal bergantian
antara Fadli dan Pagiluca hanya kebobolan satu goal selama turnamen.
Ketangguhan lini belakang ini juga yang membuat hasil 2-0 bertahan
hingga akhir pertandingan.
Peluit panjang langsung saja di sambut sorak sorai dan tangis bahagia
para pemain dan pendukung Indonesia. Tim Indonesia berhasil membuktikan
bahwa mereka masih yang terbaik dan gelar juara ini memang pantas
mereka dapatkan, terbukti dengan applaus dari supporter lawan. Para
pemain secara reflek langsung mengambil bendera Indonesia yang saya ikat
di samping lapangan, beserta banner Milanisti Indonesia. Kami para
suporter pun langsung menyerbu dan memeluk anak-anak yang sudah menjadi
pahlawan Indonesia ini. Perjuangan mereka tidak mudah untuk mencapai
juara 1 ini, dan inilah tim Indonesia, Negara yang bahkan mungkin
sebagian besar para peserta turnamen ini tidak tahu tampil sebagai juara
dua kali berturut-turut. Selamat! kalian memang yang terbaik selama
turnamen ini.
Permainan cantik dari kaki ke kaki yang terus diperagakan
tim indonesia benar-benar selalu bisa menekan siapapun lawan yang
dihadapi. Tangguh! Inilah kata yang tepat untuk tim Milan Junior Camp
Indonesia tahun 2011, semoga tim ini suatu hari kelak bisa membawa
kebanggan lain bagi kita bangsa Indonesia. Maju dan tumbuh terus Garuda
Muda! Kami akan selalu ada di belakangmu.
![]() |
Indonesia! Back to Back Champions!! |
Sumber : http://mrusmin.wordpress.com
Sabtu, 11 Juni 2011
Milan Junior Camp, Bali
Milan Junior Camp, Bali
Minggu, 29 Mei 2011
Seleksi Milan Junior Camp Malang : 3 peserta dari Sidoarjo Lolos ke bali
Malang, 29 Mei 2011
Setelah menjalankan proses seleksi selama dua hari di Kota Batu-Malang 28-29 Mei 2011, akhirnya didapatkan enam orang pemain yang akan dilatih dalam AC Milan Junior Camp di Bali, Juni-Juli 2011.
Berikut nama Keenam pesepak bola muda usia 10-16 tahun itu yang lolos:
Kategori A
CRISTA AWANG ARDIANSYAH Asal Sidoarjo
Kategori B
HAMZA RISFIAN Asal Sidoarjo
DHANU SYAHPUTRA Asal Jember
SUPRIYANTO SABAR Asal Sidoarjo
Kategori C
AMIRUL MUKMININ. H Asal Kepanjen Malang
ZAUFY VERLIFZA O.S Asal Gresik
Keenam orang yang terpilih ini, bisa dikatakan luar biasa karena berhasil menyingkirkan peserta lain yang mencapai total 1.480 orang.
Selama di Bali, para peserta akan mendapatkan pelatihan langsung dari pengajar-pengajar AC Milan Junior Camp Italia.
Setelah menjalani pelatihan di Bali, mereka akan diseleksi lagi untuk mendapatkan 18 pemain terbaik yang nantinya mewakili Indonesia mengikuti turnamen AC Milan di Italia, Oktober 2011.
Setelah menjalankan proses seleksi selama dua hari di Kota Batu-Malang 28-29 Mei 2011, akhirnya didapatkan enam orang pemain yang akan dilatih dalam AC Milan Junior Camp di Bali, Juni-Juli 2011.
Berikut nama Keenam pesepak bola muda usia 10-16 tahun itu yang lolos:
Kategori A
CRISTA AWANG ARDIANSYAH Asal Sidoarjo
Kategori B
HAMZA RISFIAN Asal Sidoarjo
DHANU SYAHPUTRA Asal Jember
SUPRIYANTO SABAR Asal Sidoarjo
Kategori C
AMIRUL MUKMININ. H Asal Kepanjen Malang
ZAUFY VERLIFZA O.S Asal Gresik
Keenam orang yang terpilih ini, bisa dikatakan luar biasa karena berhasil menyingkirkan peserta lain yang mencapai total 1.480 orang.
Selama di Bali, para peserta akan mendapatkan pelatihan langsung dari pengajar-pengajar AC Milan Junior Camp Italia.
Setelah menjalani pelatihan di Bali, mereka akan diseleksi lagi untuk mendapatkan 18 pemain terbaik yang nantinya mewakili Indonesia mengikuti turnamen AC Milan di Italia, Oktober 2011.
Seleksi Milan Junior Camp @ Malang
Milan Junior Camp 2011 yang diadakan lapangan brantas, batu malang 28-29 Mei 2011..support dari Milanisti sezione Ngalam Raya, Milanisti Sezione Surabaya, Milanisti Basis Sidoarjo,Milanisti Blitar, Milanisti Sezione Jember
Link Album Part 1
Link Album Part 2
Minggu, 08 Mei 2011
Sabtu, 07 Mei 2011
Pembukaan Indonesian All Star Team Challenge powered by The AC Milan Junior Camp
Jakarta,7 Mei 2011
Acara pembukaan Indonesian All Star Team Challenge powered by The AC Milan Junior Camp dilakukan di lapangan sepakbola Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (7/5/2011). Selain di Jakarta (7-8 Mei), AC Milan Junior Camp juga akan melakukan roadshow ke Bandung dan Pekanbaru (14-15 Mei), Semarang dan Medan (21-22 Mei), Malang dan Palembang (28-29 Mei), Balikpapan dan Makassar (4-5 Juni), dan Bali (11-12 Juni).
Pembukaan Milan Junior Camp ini juga dibuka legenda AC Milan *Daniele Massaro* (DM11) :). Kalau tahun lalu kita kedatangan Franco Barresi,Program ini bertujuan untuk mencari 60 pemain muda berbakat berusia 10-16 tahun. Dari tiap kota, akan dipilih enam pemain terbaik yang akan mengikuti Milan Junior Camp di Bali selama dua pekan pada bulan Juni-Juli mendatang.
Di Bali, mereka akan mendapatkan pelatihan sepakbola dari pelatih AC Milan Academy. Sebanyak 18 peserta terbaik akan mewakili Indonesia untuk mengikuti turnamen internasional tahunan yang digelar AC Milan, Intesa San Paolo Italia, pada bulan Oktober
Sumber : Milanisti Indonesia, Join Us www.milanisti.or.id
Rabu, 04 Mei 2011
Milan Junior Camp @ Malang
Milan Junior Camp @ Malang!!
Registration 10-25 Mei 2011
Technical Meeting 26 Mei 2011
Selection 28-29 Mei 2011
Bring you are family, friend & All college to follow this event!
Event FREE for public in 10-16 years old on may 2011
Call Us @ 03419661614(just call) to get form registration & more info
Detail Informasi klik disini
syarat-syarat yang harus dipatuhi:
1. Laki-laki atau perempuan berusia antara 10 - 16 tahun. Batas usia minimal adalah kelahiran tahun 2001 yang berusia 10 tahun atau lebih pada akhir Mei 2011 *atau* batas usia maksimal adalah kelahiran tahun 1995 yang berusia 16 tahun atau kurang pada akhir Oktober 2011.
2. Membawa:
1. Pas Photo 3x4 sebanyak 5 lembar (warna latar bebas)
2. Kartu Keluarga (asli) dan copy-nya (asli ditunjukan ketika mendaftar)
3. Akte Lahir (asli) dan copy-nya (asli ditunjukan ketika mendaftar)
4. Surat keterangan sehat dari RS/ dokter/ klinik
5. Mengisi form registrasi dan surat persetujuan dari Orangtua (diambil di tempat pendaftaran)
6. Materai nominal Rp 6.000,-
7. Map merah
Sumber : PIC Malang, Siswo 0857 334 111 85 (Milanisti Indonesia Sez Ngalam Raya)
Untuk informasi bagi Wilayah Sidoarjo bisa menghubungi :
Sidoarjo Bagian Utara (kec.gedangan, kec.waru, kec.taman, kec. sedati)
Chiwo( 08563452450 )
Sidoarjo Bagian kota (kec.sidoarjo, kec.buduran, kec.sukodono, kec.candi)
Andrew Thama, ( 085733133855 )
Ricky, ( 08568515390 )
Sidoarjo Bagian barat (kec.wonoayu, kec.krian, kec.balongbendo, kec.tarik)
Haris(085746446654)
Sidoarjo Bagian Selatan (kec.jabon,kec.porong,kec.tanggulangin,kec.tulangan, kec.krembung)
Muhammad Lutfi , ( 085655330405 )
Heru Purwanto, ( 08563055153 )
Registration 10-25 Mei 2011
Technical Meeting 26 Mei 2011
Selection 28-29 Mei 2011
Bring you are family, friend & All college to follow this event!
Event FREE for public in 10-16 years old on may 2011
Call Us @ 03419661614(just call) to get form registration & more info
Detail Informasi klik disini
syarat-syarat yang harus dipatuhi:
1. Laki-laki atau perempuan berusia antara 10 - 16 tahun. Batas usia minimal adalah kelahiran tahun 2001 yang berusia 10 tahun atau lebih pada akhir Mei 2011 *atau* batas usia maksimal adalah kelahiran tahun 1995 yang berusia 16 tahun atau kurang pada akhir Oktober 2011.
2. Membawa:
1. Pas Photo 3x4 sebanyak 5 lembar (warna latar bebas)
2. Kartu Keluarga (asli) dan copy-nya (asli ditunjukan ketika mendaftar)
3. Akte Lahir (asli) dan copy-nya (asli ditunjukan ketika mendaftar)
4. Surat keterangan sehat dari RS/ dokter/ klinik
5. Mengisi form registrasi dan surat persetujuan dari Orangtua (diambil di tempat pendaftaran)
6. Materai nominal Rp 6.000,-
7. Map merah
Sumber : PIC Malang, Siswo 0857 334 111 85 (Milanisti Indonesia Sez Ngalam Raya)
Untuk informasi bagi Wilayah Sidoarjo bisa menghubungi :
Sidoarjo Bagian Utara (kec.gedangan, kec.waru, kec.taman, kec. sedati)
Chiwo( 08563452450 )
Sidoarjo Bagian kota (kec.sidoarjo, kec.buduran, kec.sukodono, kec.candi)
Andrew Thama, ( 085733133855 )
Ricky, ( 08568515390 )
Sidoarjo Bagian barat (kec.wonoayu, kec.krian, kec.balongbendo, kec.tarik)
Haris(085746446654)
Sidoarjo Bagian Selatan (kec.jabon,kec.porong,kec.tanggulangin,kec.tulangan, kec.krembung)
Muhammad Lutfi , ( 085655330405 )
Heru Purwanto, ( 08563055153 )
Sabtu, 16 April 2011
Opening Milan Junior Camp 2011, Indonesia
Ciao a tutti,
Milan Junior Camp 2011 akan hadir kembali di Indonesia tentunya dengan konsep yang masih sama dengan acara Milan Junior Camp tahun lalu. Kabar baiknya, seleksi Milan Junior Camp 2011 (All Star Team Challenge) akan diadakan di 10 kota besar di Indonesia seperti:
1. Jakarta
2. Medan
3. Palembang
4. Pekanbaru
5. Bandung
6. Jogjakarta
7. Semarang
8. Malang
9. Balikpapan
10. Makassar
*Pembukaan Milan Junior Camp 2011 insya Allah akan dilaksanakan:
Hari: Sabtu, 7 Mei 2011
Waktu: 07.30 - selesai
Tempat: Lapangan PTIK, Blok M
Sangat diharapkan bagi para member Milanisti Indonesia untuk bisa hadir dilokasi sebelum pukul 07.00 WIB untuk mempersiapkan coreo penyambutan legenda yang akan membuka acara Milan Junior Camp 2011 ini. Kalau tahun lalu kita kedatangan Franco Barresi, maka tahun ini kita akan memberikan sambutan yangsama hangatnya untuk *Daniele Massaro* (DM11) :)
Diharapkan juga kepada 33 Sezione Milanisti Indonesia untuk dapat hadir dan
memeriahkan acara Milan Junior Camp 2011 ini. Selain untuk bisa bertemu legenda hidup AC Milan secara langsung, acara ini juga bisa dijadikan sebagai tempat bersilaturahmi antar sezione Milanisti Indonesia. Informasi tambahan, setelah acara pembukaan Milan Junior Camp 2011 ini,Divisi Event juga akan mengadakan nonton bareng AC Milan vs AS Roma yang tempatnya akan diberitahukan dalam waktu dekat. Maka, persiapkan diri kalian semua untuk tetap fit sampai acara selesai :)
Info Detail Klik MILAN JUNIOR CAMP 2011
Grazie,
Sumber : Citra Mahanisa, Milanisti Indonesia. join us : www.milanisti.or.id
Milan Junior Camp 2011 akan hadir kembali di Indonesia tentunya dengan konsep yang masih sama dengan acara Milan Junior Camp tahun lalu. Kabar baiknya, seleksi Milan Junior Camp 2011 (All Star Team Challenge) akan diadakan di 10 kota besar di Indonesia seperti:
1. Jakarta
2. Medan
3. Palembang
4. Pekanbaru
5. Bandung
6. Jogjakarta
7. Semarang
8. Malang
9. Balikpapan
10. Makassar
*Pembukaan Milan Junior Camp 2011 insya Allah akan dilaksanakan:
Hari: Sabtu, 7 Mei 2011
Waktu: 07.30 - selesai
Tempat: Lapangan PTIK, Blok M
Sangat diharapkan bagi para member Milanisti Indonesia untuk bisa hadir dilokasi sebelum pukul 07.00 WIB untuk mempersiapkan coreo penyambutan legenda yang akan membuka acara Milan Junior Camp 2011 ini. Kalau tahun lalu kita kedatangan Franco Barresi, maka tahun ini kita akan memberikan sambutan yangsama hangatnya untuk *Daniele Massaro* (DM11) :)
Diharapkan juga kepada 33 Sezione Milanisti Indonesia untuk dapat hadir dan
memeriahkan acara Milan Junior Camp 2011 ini. Selain untuk bisa bertemu legenda hidup AC Milan secara langsung, acara ini juga bisa dijadikan sebagai tempat bersilaturahmi antar sezione Milanisti Indonesia. Informasi tambahan, setelah acara pembukaan Milan Junior Camp 2011 ini,Divisi Event juga akan mengadakan nonton bareng AC Milan vs AS Roma yang tempatnya akan diberitahukan dalam waktu dekat. Maka, persiapkan diri kalian semua untuk tetap fit sampai acara selesai :)
Info Detail Klik MILAN JUNIOR CAMP 2011
Grazie,
Sumber : Citra Mahanisa, Milanisti Indonesia. join us : www.milanisti.or.id
Kamis, 21 Oktober 2010
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima Tim Indonesia All Star AC Milan Junior

Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menerima Tim Indonesia All Star AC Milan Junior . SBY pun dibuat tersenyum mendengar kisah jawara Intesa San Paulo Tournament AC Milan Camp International, di Italia.
Dengan memakai kemeja merah putih lengan pendek, SBY yang didampingi Ibu Ani Yudhoyono (mengenakan kemeja serupa), tampak sumringah mendengar prestasi 17 orang ABG di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (20/10/2010) sore.
"Dengan bangga kami perkenalkan the whole star king of AC Milan Indonesia. Ini tim kita yang meraih juara pertama dalam pertandingan Turnamen AC Milan Camp International di Italia yang diikuti 30 negara," sambut Menpora Andi Mallarangeng yang disambut senyum SBY dan para menteri.
Menurut Andi, mereka berhasil mengibarkan bendera Merah Putih dan melakukan devile di antara pertandingan sepakbola klub Barcelona dan Verona. Selain menjadi juara, Tim Indonesia juga meraih pemain terbaik yang diraih I Putu Angga Eka Putra dari Bali. Selain itu Tim Indonesia meraih Best Captain yang diraih Eriyanto dari Sukabumi.
"Mudah-mudahan mereka memberi inspirasi pada tim senior PSSI," imbuh Andi.
Tim Indonesia yang mengenakan training merah putih itu, lanjutnya, baru saja
tiba dari Italia, di Bandara Soekarno-Hatta.
Andi pun kemudian mempersilakan Ketua Delegasi Iqbal Alan Abdullah dan Kapten Tim Eriyanto berbicara. Saat Eriyanto berbicara, ABG jangkung dan berkulit gelap itu menambah sumringah SBY dan Ibu Ani.
"Assalamualaikum, saya hanya satu cita-cita, ini hanya ingin ketemu dengan Bapak
Kepala Presiden," ujar Eriyanto polos Mendengar sebutan, "Bapak Kepala Presiden" itu, sontak SBY dan para menteri tertawa.
Saking bangganya, saat memberikan sambutan SBY terus memuji dan menyemangati para ABG ini agar terus mengasah bakat dan cita-citanya, dan meminta Menpora melaoporkan apa saja yang bisa dirinya bantu kepada Tim Indonesia itu. SBY bahkan meminta ke-17 ABG itu maju memperkenalkan diri satu per satu."Saya ingin mendengar satu demi satu background kalian, keluarganya, cita-citanya, pendidikannya, Insya Allah sukses di masa depan," pinta SBY.Kapten Tim, Eriyanto pun maju pertama memperkenalkan diri. "Nama saya Eriyanto dari Sukabumi. Saya putus sekolah setelah keluar SMP, keluarga saya kurang mampu," tutur Eriyanto yang kemudian kembali ke tempat duduknya.
Kemudian disusul oleh peraih gelar pemain terbaik I Putu Angga Eka Putra dari Bali. Ada juga pemain termuda dalam tim, Azani Yahya yang berusia 9 tahun.
"Saya Azani Yahya, sekolah di Global Jaya International School. Ayah saya Tantowi Yahya, kerja di DPR," kata Azani dengan polos dan memancing tawa."Hahaha..Tantowi Yahya ya, salam buat papanya," timpal SBY.
Cara mereka memperkenalkan diri dengan polos dan terus terang sesekali memancing
tawa. Dengan jujur mereka mengatakan "Keluarga saya kurang mampu" atau "Keluarga
saya, Alhamdulillah mampu".
SBY pun mengapresiasi mereka dengan memberikan dorongan semangat setelahnya.
"Begini, kalian semua hebat, orang tuanya juga hebat. Soal ada yang lebih mampu dan kurang mampu terjadi di mana-mana. Pak SBY dulu juga dari keluarga kurang mampu," nasihat SBY.
"Kalau betul-betul ingin melanjutkan sekolah, karir sukses bicarakan baik-baik, jaga prestasi," imbuh SBY.
Saat SBY bicara seperti itu, sang kapten tim Eriyanto menangis hingga sesenggukan. Tangis Eriyanto bahkan semakin menjadi dengan dia mengatupkan tangan ke muka sambil membungkukkan badan. Bahkan hingga SBY usai menyampaikan sambutan.
Hal ini menjadi perhatian para menteri yang hadir seperti Seskab Dipo Alam, Mensesneg Sudi Silalahi, Mendiknas M Nuh hingga Ketua PSSI Nurdin Halid. Bahkan
Sudi menghampiri dan berdiri di sebelah tempat duduk Eriyanto.
Melihat hal ini SBY pun menghampiri dan serta merta Ibu Ani memeluk Eriyanto yang masih mengatupkan wajahnya. Ibu Ani tampak mengusap-usap punggung ABG drop-outan SMP itu sembari menenangkan beberapa menit.
Setelah Eriyanto tenang, barulah Ibu Ani meninggalkan ruangan. Tangis Eriyanto rupanya tak bisa berhenti hingga acara usai. Dia pun dipeluk teman-temannya.
"Saya senang, senang se..ka..li.." ujar Eriyanto terpatah-patah dan menangis sesenggukan.
Selasa, 19 Oktober 2010
Turnament Milan Junior Camp


Milan Junior Camp Indonesia
Para Milanisti Junior Camp INDONESIA berhasil Menjuarai Turnament antar Milan Junior Camp di milano... Erianto Kapten terbaik, pemain terbaik angga bali.Merah putih pun berkibar seiring bendera MILANISTI INDONESIA, semoga kelak para adek adek MJC INDONESIA bisa mengharumkan Nama Indonesia seterusnya...
Forza INDONESIA
Langganan:
Postingan (Atom)