La Comunita dei Tifosi Milan a Sidoarjo

La Comunita dei Tifosi Milan a Sidoarjo

Tampilkan postingan dengan label Milan Junior Camp. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Milan Junior Camp. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 Januari 2013

Suprianto Sabar

Suprianto Sabar & Founder Mlinjo Heru
Sidoarjo, Pemain kelahiran Sidoarjo ini lolos dari seleksi di kota Malang. Secara pribadi Sabar merupakan pemain Milan Junior Camp 2011 yang merupakan salah satu bintang turnamen Sintesa San Paolo, Italia, karakternya dalam tim. Tipikal box-to-box midfielder, mau menjemput bola hingga ke bawah dan sekali melakukan penetrasi ke pertahanan lawan. sabar cerdas dalam mengalirkan bola, berani berduel dengan siapa saja dan ditunjang dengan stamina yang mumpuni. Di lini tengah Sabar selalu berduet dengan Hamzah  Risfian sama juga dari Sidoarjo yang kebetulan juga lolos dari seleksi di Malang..  Sifat sederhana juga terlihat menonjol pada sikapnya, di saat yang lain menggunakan sepatu dengan merk terkenal, Sabar cukup menggunakan sepatu buatan negeri sendiri, dan terbukti skill selalu bisa mengalahkan fasilitas.


Minggu, 15 Juli 2012

Hasil Seleksi Milan Junior Camp 2012 Yang Lolos Ke Milan

Setelah melakukan seleksi tahap pertama pada lima kota yaitu,Jakarta,Palembang,Malang,Balikpapan dan Makassar.Telah berhasil menyaring 50 anak untuk seleksi tahap dua sekaligus mengikuti pelatihan AC Milan Junior Camp di Lapangan Pertamina Simprug, Jakarta Selatan pada 2-15 Juli 2012.Dan diperoleh 18 anak terbaik untuk masuk dalam skuad Indonesia All Star Team 2012.
Mereka berhak terbang Italy untuk mendapat pelatihan di Akademi AC Milan untuk mewakili Indonesia dalam Turnamen Intesa Sanpaolo Italia pada bulan Oktober-November 2012.Dimana turnament ini juga diikuti tim Milan Junior Camp yang berasal dari 30 negara lainnya.Dalam turnamen sebelumnya Indonesia berhasil menjuarainya dan diharapkan skuad Indonesia All Star Team 2012 juga dapat mepertahakan gelar juara Indonesia dalam turnamen Intesa Sanpaolo Italia.
Sesuai Pengumuman dari panitia AC Milan Junior Camp 2012 di Restauran Pulau Dua Jl Jend Gatot Subroto Kompl Tmn Ria Senayan,Jakarta pada hari Sabtu telah dperoleh 18 Nama yang lolos seleksi.Yang masing-masing dari audisi daerah Balikpapan 5 anak,Makassar 5 anak,Palembang 3 anak,Malang 3 anak dan daerah jakarta 2 anak.
Sedangkan 18 Nama Yang berhasil lolos Milan Junior Camp 2012 adalah :


  1. Risky Arya (Palembang)
  2. Fauzan Adzima (Balikpapan)
  3. Robyandika (Palembang)
  4. Arka Lefda (Malang)
  5. M. Rabdi (Balikpapan)
  6. Erlangga Wardana (Makassar)
  7. Ary Rezky (Jakarta)
  8. M. Ridwan Maldini (Malang)
  9. Handika Bhayangkara (Makassar)
  10. M. Ananda (Balikpapan)
  11. Andi Abdul Aziz (Makassar)
  12. Ilham Bagas (Palembang)
  13. Wahyudi (Balikpapan)
  14. M. Akbar (Makassar)
  15. M. Sadam (Jakarta)
  16. Aldini Data Pratama (Balikpapan)
  17. M. Krisna Setiawan (Malang)
  18. Arie Sandy (Makassar)



Selasa, 03 Juli 2012

Hasil Seleksi Milan Junior Camp 2012 Wilayah Jakarta

Daftar Kesepuluh Nama Peserta Seleksi Milan Junior Camp 2012 Wilayah Jakarta,Yang lolos dan berhak mengikuti seleksi tahap dua yang juga dilaksanakan di Jakarta yaitu :
  1. Muhammad Yusri
  2. Julius Jossel
  3. Ari Resky
  4. Asman
  5. Mubbarok
  6. Damai. J
  7. Muhammad Saddam
  8. Hugo
  9. M. Ali
  10. Deddy H R




Cuplikan Video Indonesia All Star Challenge By Milan JuniorCamp 2012 : Seleksi Jakarta Via Bola News.TV 


Minggu, 01 Juli 2012

Hasil Seleksi Milan Junior Camp 2012 Wilayah Balikpapan

Daftar Kesepuluh Nama Peserta Seleksi Milan Junior Camp 2012 Wilayah Balikpapan,Yang lolos dan berhak mengikuti seleksi tahap dua di Jakarta yaitu :
  1. Fauzan A
  2. M. Iqbal I
  3. Ahmad Zakari
  4. Muhammad Rabdi R
  5. Muhahammad Ananda
  6. Wahyudi
  7. M Riduan
  8. Ricky Setyawan
  9. Udha Z S
  10. Aldino Data Pratama

Cuplikan Video Indonesia All Star Challenge By Milan JuniorCamp 2012 : Seleksi Balikpapan Via Bola News.TV 


Hasil Seleksi Milan Junior Camp 2012 Wilayah Makassar

Kesepuluh Nama Peserta Seleksi Milan Junior Camp 2012 Wilayah Makassar,Yang lolos dan berhak mengikuti seleksi tahap dua di Jakarta yaitu :
  1. Evans Heindrie Huwai
  2. Abdul Azis
  3. Handhika Bhayangkara
  4. Muh. Akbar
  5. Erlangga Wardana
  6. Fhahriral Khalid
  7. Taqwa Rizaldi
  8. Arie Sandy
  9. Mulyanto
  10. Reski Ardinar



Cuplikan Video Indonesia All Star Challenge By Milan JuniorCamp 2012 : Seleksi Makassar Via Bola News.TV 


Milanisti Indonesia With Mario Marozzi

Milanisti Indonesia & Mario Marozzi, 
trainer for Milan Junior Camp 2012 in Indonesia

Kamis, 28 Juni 2012

Hasil Seleksi Milan Junior Camp 2012 Wilayah Malang

Kesepuluh Nama Peserta Seleksi Milan Junior Camp 2012 Wilayah Malang,Yang lolos dan berhak mengikuti seleksi tahap dua di Jakarta yaitu :
  1. Arka Lefda Priandana
  2. Mustofa
  3. Mohhamad Krisna Septiawan
  4. Angga Kurniawan
  5. M. Bagas
  6. M. Rizky Yulianto
  7. Dona Saputra
  8. Elang Anindita
  9. M. Ali Ridwan Maldini
  10. Purwanto Wiji

Cuplikan Video Indonesia All Star Challenge By Milan Junior Camp 2012 : Seleksi Malang Via Bola News.TV 


Hasil Seleksi Milan Junior Camp 2012 Wilayah Palembang

Kesepuluh Nama Peserta Seleksi Milan Junior Camp 2012 Wilayah Palembang,Yang lolos dan berhak mengikuti seleksi tahap dua di Jakarta yaitu :
  1. M Bagas DS
  2. Reza Erlangga
  3. M Ilham S
  4. Ilham Bagas
  5. Mulyadi
  6. Robi Andika
  7. M Alfian Ardiansyah
  8. Nabil Dwi Julia
  9. Joko Satrio
  10. Riski Arya A
Cuplikan Video Indonesia All Star Challenge By Milan Junior Camp 2012 : Seleksi Palembang Via Bola News.TV 


Rabu, 27 Juni 2012

Milan Junior Camp 2012

Waktu Pelaksanaan Seleksi :
  • Palembang & Malang : 28 Juni 2012
  • Balikpapan & Makassar : 30 Juni 2012
  • Jakarta : 1 Juli 2012

Persyaratan Milan Junior Camp 2012 :
  • Formulir pendaftaran (Asli) Yang telah Diisi lengkap
  • Menyerahkan SURAT PERSETUJUAN dari Orang Tua/WALI dan ditandatangani diatas materai Rp6.000 (disertai fotocopy KTP/Sim/Identitas Lainnya dari Orang Tua/Wali)
  • Menyerahkan Surat Keterangan Sehat Fisik yang dikeluarkan oleh dokter,rumah sakir atau pukesmas setempat (ASLI)
  • Menyerahkan Data Diri yang telah diisi lengkap,ditempel foto yang akan dicap stempel Pengesahan oleh panitia pelaksana (stempel mengenai foto)
  • Membawa Akte Kelahiran ASLI dan Fotocopy 1 lembar
  • Membawa KartuKeluarga (KK) ASLI dan Fotocopy 1 lembar
  • Membawa Raport/Ijasah terakhir ASLI dan Fotocopy 1 lembar
  • Pasfoto terbaru 3×4, 4 lembar (belum termasuk foto Data Diri)
  • Melampirkan data pembinaan,aktivitas & prestasi
  • Batas Usia Peserta 13-16 Tahun dengan kelompok usia:
    • U13-14 :Kelahiran November 1997 – September 1999
    • U15-16 :Kelahiran November 1995 – September 1997
  • Peserta dan Orang Tua Wajib menandatangani form persetujuan untuk mematuhi peraturan dan pelaksanaan yag telah dibuat oleh panitia pelaksana dan menerima keputusan dewan juri
  • Peserta terbatas untuk 700 pendaftar pertama
Kelengkapan peserta :
  • Membawa sepatu bola
  • Menggunakan kaos kaki putih
  • Menggunakan kaos berwarna putih
  • Menggunakan celana berwarna merah
  • Membawa decker shin (pelindung tulang kering)
Info & Pendaftaran Sekretariat :
Malang
Premier Futsal
JL.Soekarno Hatta No.34A
Kontak : Raendy Telp.08986307776/085785095777
Makassar
Warkop Mammi 68
JL.Wolter Monginsidi Lama No.68
Kontak : Ellink Telp.081355296064
Jakarta
Tabloid BOLA
Gedung Kompas Gramedia
JL.Palmerah Barat 33-37 Lt.4
Kontak : Didit Telp.021 53677835 Ext 4226 atau 08161120822
Palembang
Sonic Futsal
JL.Sumpah Pemuda Blok. K
Kampus,Palembang
Kontak: Erika 081933395777
Balikpapan
CMC
JL.Merdeka No.126
Martadinata
Kontak: Opan Telp.085652028886

Indonesia All Star Challenge By Milan Junior Camp 2012 Via Bola News.TV



Selasa, 22 November 2011

Bintang Turnamen Sintesa San Paolo Milan 2011


We Are The Champion
Mengingat kembali turnamen Sintesa San Paolo kemarin mengingatkan saya bahwa kita masih memiliki harapan yang cerah untuk masa depan sepakbola Indonesia. Saya menyaksikan dengan mata kepala saya sendiri bagaimana anak-anak asal Indonesia bisa begitu dominan bila dibandingkan anak – anak dari negara lain yang terkenal dengan tradisi sepakbolanya seperti Italia, Brasil, Mexico dan lainnya. Klise memang, sudah dari beberapa tahun belakangan ini tim anak-anak kita selalu berhasil meraih prestasi tingkat internasional, tapi setelah mulai melewati umur 20 mereka menghilang bak di telan bumi. Bakat emas mereka menguap tak terurus karena tak becus dalam mengurus sepakbola yang berjenjang dan terprogram.
Tetapi kali ini saya tidak akan membahas bobroknya system kaderisasi dan kompetisi di Negara kita, saya akan coba mengulas beberapa pemain yang saya anggap sangat berperan dalam kemenangan tim Indonesia All Star saat di Milan kemarin, termasuk keberhasilan mereka menggasak tim Milan Academy. Tanpa mengecilkan peran pemain lainnya, berikut adalah para calon bintang sepakbola masa depan kita versi saya :

 Rahmanto (Manto)

 Pemain asal Penajam (sekitar 1 jam kurang dari Balikpapan menggunakan speedboat) adalah kapten sekaligus batu karang di lini pertahanan Indonesia. Lugas, tanpa kompromi dan tidak segan untuk “merangsek” ke depan untuk membantu serangan, sekilas mengingatkan saya pada “Bejo” sugiantoro, salah satu pemain bertahan terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. Memiliki darah oriental dari sang ayah, Manto tidak terlihat sedikit pun seperti seorang tionghoa, saya katakan kepadanya “mungkin karena kamu kebanyakan di lapangan bola” jadi hitam, dia hanya tertawa menanggapi itu. Bersama sahabat karibnya Maulid, Manto selalu masuk pilihan utama, bahkan dia bisa diajak sparring dengan para tentara di Penajam, dan juga menjadi pemain inti di PS. Penajam dimana pemain lainnya adalah orang-orang dewasa, menjadi bukti sahih bahwa pemain ini memang memiliki bakat yang istimewa. Selesai dari bangku smp, Manto bercita-cita untuk meneruskan SMA di Ragunan demi memenuhi mimpinya menjadi pemain sepakbola professional. Maju terus Manto, doa kami menyertaimu.

 Suprianto Sabar (Sabar)


Pemain kelahiran Sidoarjo ini lolos dari seleksi di kota Malang. Secara pribadi Sabar merupakan pemain yang paling saya suka karakternya dalam tim. Tipikal box-to-box midfielder, mau menjemput bola hingga ke bawah dan sesekali melakukan penetrasi ke pertahanan lawan. Bila dibandingkan dengan pemain tim nasional era sekarang, Sabar mengingatkan saya akan sosok Ahmad Bustomi, cerdas dalam mengalirkan bola, berani berduel dengan siapa saja dan ditunjang dengan stamina yang mumpuni. Anak ini sangat saya harapkan bisa menjadi salah satu tulang punggung tim nasional suatu hari nanti. Di lini tengah Sabar selalu berduet dengan Hamzah yang kebetulan juga lolos dari seleksi di Malang. Saya teringat saat turnamen berlangsung setelah pertandingan ke dua Sabar mengalami kram paha hingga memerlukan penanganan dari tim medis Ac Milan tapi dengan tekad yang kuat dan semangat membara dia bisa kembali bermain di 2 laga berikutnya hingga menjadi juara.  Sifat sederhana juga terlihat menonjol pada sikapnya, di saat yang lain menggunakan sepatu dengan merk terkenal, Sabar cukup menggunakan sepatu buatan negeri sendiri, dan terbukti skill selalu bisa mengalahkan fasilitas.

 Adnan Faturrahman


Pemain sayap kanan yang merupakan satu-satunya pemain yang lolos dari Makassar. Pemain yang dari kecil memang sudah bercita-cita jadi pemain sepakbola professional ini merupakan salah satu pemain yang layak dapat gelar pemain terbaik selama turnamen, selain karena produkfitasnya dalam mencetak gol, juga karena permainan apiknya di sisi kanan yang bahkan tidak bisa diredam oleh tim Milan Academy, hingga terus menerus mendapat tackle keras yang bahkan membuat “shin pad”nya patah. Gol pertama partai final pun lahir dari insting dan kecepatannya dalam membaca arah bola. Pemain ini pernah menjadi anggota tim nasional u14 saat Yamaha cup, seakan menegaskan bahwa tanah Makassar tidak akan pernah kehabisan pemain sepakbola berbakat. Semoga dengan seiringnya waktu pemain ini bisa semakin matang dan semakin berkembang permainnya.
 Sabeg Fahmi Fachrezi (Sabeg)
 Pemuda kebanggan warga Jember ini merupakan striker terbaik di dalam tim, sekali diturunkan langsung tiga gol berturut-turut dia berondongkan ke gawang lawan. Skill di atas rata-rata pemain lain, serta kepercayaan dirinya yag tinggi dan pantang kendur merupakan harta yang berharga bagi tim Indonesia. Sabeg juga merupakan pemain tim nasional u 16 dimana dia juga merupakan pemain andalan di sana. Berdasarkan penuturan Adnan, Sabeg adalah striker terbaik yang pernah bermain bersamanya, dan demi melanjutkan karir sepakbolanya bahkan dia rela merantau hingga ke tanah Papua. Saat pertandingan melawan Tim Akademi AC Milan, Sabeg mencetak dua gol dan salah satunya tercipta melalui eksekusi tendangan bebas yang sangat berkelas. Ditangan yang tepat saya yakin kita akan melihat nama ini lagi terpampang di baju tim nasional Negara kita. Sabeg! Ingat nama ini baik-baik kawan.
 Gavin Kwan Adsit (Gavin)
Pemuda blasteran Amerika dan Jawa ini dilahirkan di Indonesia dan dibesarkan di Bali. Yang menonjol dari Gavin adalah kecerdasannya saat menguasai bola dan pergerakan tanpa bolanya. Tipikal pemain sepakbola modern yang tidak terlalu lama menguasai bola dan rajin bergerak. Pemain yang juga anggota tim nasional u16 ini memiliki tendangan keras dan mematikan yang berhasil membuat kiper Milan Academy tersungkur tak berdaya. Pemain yang bercita-cita menjadi arsitektur ini saat ini mempertimbangkan untuk meneruskan karirnya di MLS (Major League Soccer) amerika serikat, A league di Australia atau tetap di Indonesia. Kemanapun nanti Gavin menentukan pilihannya mari kita doakan yang terbaik untuknya, dan mau kembali mengenakan lambang garuda di dada demi nama Indonesia.
Para pemain berikut ini adalah pemain yang menurut saya secara mental dan pribadi luar biasa:
Fallen Mariar (Fallen)








Memang tanah Papua adalah kawah candradimuka bakat-bakat sepakbola. Tiada hentinya Papua melahirkan pemain-pemain berbakat. Mulai dari era Frank Sinatra Huwae, Eduard Ivak Dalam, Boas Salossa hingga Patrich Wanggai. Sekarang sudah lahir lagi bakat emas di diri Fallen Mariar. Pemuda asal Manokwari ini memiliki jiwa yang sangat besar karena dua hari setelah sampai di Jakarta untuk pemusatan latihan sebelum bertolak ke Italia dia mendapat kabar sangat buruk, Ayahnya meninggal dunia. Fallen hampir saja memutuskan pulang ke Manokwari, tapi dengan dukungan keluarga dia mengurungkan niat itu dan tetap berangkat ke Milan. Meskipun kesedihan pasti menyelimuti dirinya, tetapi dia tidak pernah menunjukan perasaan itu kepada tim, malah Fallen lah yang selalu menghibur tim ini. Dia dan juga Maulid adalah sumber tawa tim ini. Saya yakin kebesaran jiwanya ini akan membawanya menapaki kesuksesan sebagai pemain professional suatu hari nanti. Pemain ini memiliki karakter seperti pemain Papua lainnya memiliki akselerasi dan dribbling yang mengagumkan, salah satu pemain favorit para pelatih asal Itali. Entah kenapa dibandingkan Boas atau Tibo, Fallen lebih mengingatkan saya kepada Roni Wabia, pemain asal Papua yang pernah menjadi pemain terbaik liga Indonesia.

 Saputra

 Sederhana saja nama pemain asal Palembang ini, sesederhana sosoknya. Saya pribadi belajar banyak dari Saputra, dia merupakan wujud nyata bahwa mimpi itu ada bagi siapa saja yang percaya dan berusaha untuk mewujudkannya. Menjadi Yatim sejak kecil tentu bukanlah hal yang mudah, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari Saputra berjualan Koran. Semua dilaluinya tanpa merasa malu, bahkan dia banyak tahu hal baru dengan membaca Koran-koran yang dijualnya. Dia juga jadi banyak kenal pemain-pemain nasional Indonesia yang bermain di Sriwijaya FC, Arif Suyono, Supardi, Firman Utina adalah nama-nama besar yang selalu memberikan support dan masukan kepada Saputra. Rasa ingin tahu dan belajar yang besar ini tergambar dari perilakunya yang saya lihat sendiri selama 3 hari bersama tim All Star Indonesia. Saputra tidak ragu untuk mengajak orang asing berbincang, walaupun dia harus bolak balik ke Gavin untuk bertanya bahasa Inggris, dan hal  ini saya lihat berulang kali terjadi. Salut saya sama anak ini. Sekaligus sedih saat saya tanyakan apakan nanti jualan Koran lagi saat pulang, Saputra menjawab “Iyalah mas, kalau ngga nanti jajan pakai uang dari mana” wajah polosnya saat menjawab membuat hati saya makin sakit dan pedih.  Saat para koruptor-koruptor bajingan itu beraksi memakan uang rakyat, pemuda seperti Saputra ini harus bekerja keras untuk mimpi dan hidupnya.
Tapi tim ini membuktikan pada kita bahwa mereka mampu berprestasi, dan menunjukan permainan yang berkelas, permintaan mereka tidak muluk-muluk. Mereka hanya minta sedikit perhatian PSSI dan pemerintah supaya tim ini dipertahankan. Mungkin mereka bisa dikumpulkan di satu sekolah, Misalnya SMA Ragunan atau di Diklat Salatiga. Mereka percaya, saya juga percaya mereka akan bisa membawa nama Indonesia ke tingkat dunia. Sekarang mari kita sama-sama berdoa PSSI dan pemerintah focus untuk membangun sepakbola yang berjenjang dan terukur, sudah cukup hentikan pertikaian. Sekarang saatnya Indonesia bangkit dan menuju PIALA DUNIA.
Tim Indonesia di Kantor AC Milan di Via Turati









Rabu, 16 November 2011

Indonesia! back to back champions in Milan!

Hari sabtu ini kota Milan benar-benar gelap. Bahkan sejak hari sebelumnya belum ada terik matahari menyinari tanah kelahiran Paolo Maldini ini. Hujan gerimis mengguyur kota dari pagi, beruntung gelap kota bertolak belakang dengan perasaan ke 18 pemain pilihan hasil seleksi ketat Milan Junior Cam. Mereka terlihat sangat antusias dan bersemangat menghadapi hari ini, hari dimana mereka harus mempertahankan kembali piala turnamen Intesa San Paolo.


Indonesia Milan Junior Camp All-Star Team 2011

No. Nama Posisi Daerah
1 Gianluca Pagliuca Rossy Kiper Semarang
2 Muhammad Fadly Habibi M Kiper Bandung
3 Rahmanto Bek Balikpapan
4 Bambang Tri Atmojo Bek Semarang
5 Adi Irawan Bek Pekanbaru
6 Panca Andy Radto Bek Makassar
7 Dhanu Saputra Bek Malang
8 Adnan Faturrahman Gelandang Makassar
9 Suprianto Sabar Gelandang Malang
10 Rosi Nuril H.A Gelandang Semarang
11 Fallen Mariar Gelandang Bali
12 Okka Dwi Syahputra Striker Medan
13 Hamzah Risfian Striker Malang
14 Saputra Striker Palembang
15 Sofyar Satrio Utomo Striker Surabaya
16 M. Maulid Gelandang Balikpapan
17 Gavin Kwan Adsit Gelandang Bali
18 Sabeg Fahmi Fachrezy Striker Bali

Turnamen yang diadakan oleh AC Milan khusus pemain di bawah 14 dan 10 tahun, dan tahun ini seperti juga tahun sebelumnya Indonesia mengirim 1 tim untuk mengikuti turnamen khusus 11-14 tahun. Format turnamen ini cukup unik, pertandingan dilaksanakan dalam 2 x 20 menit dengan pergantian pemain tak terbatas. Turnamen ini hanya dilaksanakan satu hari dari pagi hingga malam.
Tim Indonesia tergabung dengan tim milan junior camp mix (bulgaria,swedia dan usa) tim milan junior camp amerika tengah dan tim milan junior camp italia. Pertandingan pertama tim Indonesia bermain kurang maksimal, dan menurut saya ada dua alasan yang pertama karena cuaca memang sangat dingin ditambah hujan yang memang tidak berhenti sejak pagi dan yang kedua tentu saja adalah perasaan grogi atau demam panggung. Di pertandingan pertama ini meskipun tim Indonesia menguasai ball possession sepenuhnya, bahkan kiper hampir tidak mendapat ancaman sama sekali, hanya saja antara lini tengah dan lini depan masih belum muncul chemistry permainan yang baik, sehingga sering kali terjadi salah passing, dan ini yang membuat mereka kesulitan mencetak gol saat berhadapan dengan tim mix bulgaria swedia usa. Beruntung akhirnya tim Indonesia bisa mencetak gol melalui Adnan Faturohman berhasil mencetak gol yang akhirnya menjadi satu-satunya gol pada pertadingan ini.
Pertandingan kedua tim Indonesia menghadapi tim dari amerika tengah. sudah semakin nyetelnya permainan antara lini tengah yang dikomandoi Suprianto Subur dan Hamzah Risfian dengan lini depan dimana Rosi Nuril dan Sabeg Fahmi berdiri berbuah manis dengan lima gol tanpa balas yang mereka ceploskan di babak pertama dan ditambah lagi empat gol lagi I babak berikutnya. Di pertandingan ini peran Sabeg sebagai striker utama sangat menonjol dan itu tergambar dari hattrick yang dicetaknya. Selain itu di lini tengah Subur, pemain asal Sidoardjo juga sangat menonjol, perannya yang mirip Ahmad Bustomi di timnas senior benar-benar sangat krusial bagi tim. Tanpa kesulitan tim Indonesia berhasil berpesta di gawang musuh.
Sambil menunggu lawan yang akan dihadapi sebelum pertandingan ketiga tim beristirahat untuk makan siang, dan karena akumulasi dari rasa dingin yang memang menyengat dan lelah bermain di dua pertandingan, Subur sang dirijen lapangan tengah tiba-tiba mengalami kram di bagian paha yang bahkan sampai membuat tim paramedis yang dsediakan AC Milan turun tangan untuk mengatasi ini. Tim Indonesia juga beruntung memiliki tim official yang cepat tanggap, dalam jeda waktu istirahat yang sebenarnya sangat singkat, mereka langsung bergerak mencari pakaian yang bisa membantu anak-anak bertahan di cuaca yang tentu sangat ekstrim bagi kita yang terbiasa di Negara yang hangat, bahkan bisa dibilang panas. Tim official datang dengan rain coat, sweater, baju dalam hangat (sejenis nike fit) dan kaus kaki baru. Walau masih sedikit terpincang-pincang Subur tampak sudah bisa untuk kembali dimainkan oleh pelatih Bambang Waskito. Sebelum pertandingan tim Indonesia mendapat informasi bahwa tim yang dihadapi adalah tim tuan rumah Italia dan hanya ada satu tim yang lolos ke final. Kemenangan jadi hal yang harus mereka raih untuk memuluskan perjalanan ke final dan mempertahankan piala yang tahun lalu diraih.
Sejak kick off tensi pertandingan berlangsung  dengan cepat dan ketat. Kali ini tim yang dihadapi Indonesia memang lebih tangguh dibanding dua lawan sebelumnya, ditambah tentu ti tuan rumah tidak mau kehilangan muka dua kali, setelah tahun lalu dipecundangi oleh Indonesia di final. Secara postur tim dari Italia ini lebih besar dari pemain Indonesia, terutama duet center back mereka yang badannya setara dengan orang dewasa di Indonesia. Memainkan pola 4-4-2 Indonesia beruntung memiliki talenta yang berlimpah di tim ini, salah satu kualitas utama dari para pemain tim ini kekuatan stamina yang sangat baik, didukung dengan pernyataan dari coach Bambang bahwa seluruh pemain yang terpilih memiliki hasil diatas 10 dalam “blip test”, dengan kata lain para pemain ini sebenarnya bahkan kuat bermain 2 x 40 menit dengan tensi yang tinggi. Selain itu pemain kita juga dikaruniai kaki – kaki yang cepat dan lincah. Memanfaatkan dua kelebihan ini tim Indonesia terus menekan dan dominan dalam penguasaan boal. Serangan banyak diarahkan ke sisi kiri dan kanan pertahanan tim Italia, dengan mengandalkan kecepatan Fallen di kiri dan Adnan di kanan. Berawal dari corner kick tim Indonesia berhasil membuka angka yang bertahan hingga akhir babak pertama, baru babak kedua mereka bisa menambah gol yang baru bisa dibalas tim lawan dari tendangan bebas beberapa menit sebelum permainan berakhir. Keunggulan 2-1 berhasil membawa tim Indonesia ke final dan bertemu dengan tim asal grup lainnya.
Pertandingan final dilaksanakan jam 16.20, hari sudah sore menjelang malam dan hujan semakin deras membuat cuaca semakin dingin. Tim lawan di final adalah mix antara Brasil, Venezuela dan Italia. Berhasil mencapai final tentu adalah jaminan bahwa tim lawan bukanlah tim sembarangan. Sejak kick off babak pertama tim Indonesia terus melakukan tekanan setiap pemain lawan menguasai bola. Kelemahan pertahanan di sisi kiri dan kanan musuh berhasil di eksploitasi tim Indonesia dengan baik, sehingga sisi kanan dan kiri lawan terus di gempur secara bergantian,hingga akhirnya terjadi sebuah pelanggaran di sisi kanan depan kotak penalti musuh. Tendangan bebas keras dari Dhanu bek kiri asal jember gagal diamankan dengan baik, dan bola liar berhasil di konversi jadi gol oleh Adnan. Sebuah goal yang dinantikan seluruh pemain dan pendukung Indonesia lahir dan tentu ini sangat baik. Keunggulan angka 1-0 tetap bertahan hingga akhir babak usai. Sebenarnya banyak peluang matang yang seharusnya bisa mereka konversi menjadi gol andai saja kiper tim musuh tidak bermain gemilang. Babak kedua lagi-lagi tim Indonesia lebih banyak menekan tim musuh yang akhirnya berbuah gol kedua melalui kaki Rosi. Sebuah gol yang tercipta berkat permainan passing pendek dan cepat di sisi kiri pertahanan tim lawan yang akhirnya berhasil membuat tim Indonesia unggul 2-0. Seperti pertandingan sebelumnya permainan Indonesia mulai mengendor di akhir-akhir babak kedua. Serangan demi serangan harus dibendung pertahanan yang dikomandoi oleh kapten tim, Rahmanto. Sejak awal turnamen tim Indonesia memiliki pertahanan paling baik bila dibandingkan semua tim lawan. Pertahanan yang berisikan empat pemain, yaitu Dhanu di kiri, Rahmanto dan Bambang di tengah serta Adi di kanan, membuat gawang yang dikawal bergantian antara Fadli dan Pagiluca hanya kebobolan satu goal selama turnamen. Ketangguhan lini belakang ini juga yang membuat hasil 2-0 bertahan hingga akhir pertandingan.
Peluit panjang langsung saja di sambut sorak sorai dan tangis bahagia para pemain dan pendukung Indonesia. Tim Indonesia berhasil membuktikan bahwa mereka masih yang terbaik dan gelar juara ini memang pantas mereka dapatkan, terbukti dengan applaus dari supporter lawan. Para pemain secara reflek langsung mengambil bendera Indonesia yang saya ikat di samping lapangan, beserta banner Milanisti Indonesia. Kami para suporter pun langsung menyerbu dan memeluk anak-anak yang sudah menjadi pahlawan Indonesia ini. Perjuangan mereka tidak mudah untuk mencapai juara 1 ini, dan inilah tim Indonesia, Negara yang bahkan mungkin sebagian besar para peserta turnamen ini tidak tahu tampil sebagai juara dua kali berturut-turut. Selamat! kalian memang yang terbaik selama turnamen ini.
Permainan cantik dari kaki ke kaki yang terus diperagakan tim indonesia benar-benar selalu bisa menekan siapapun lawan yang dihadapi. Tangguh! Inilah kata yang tepat untuk tim Milan Junior Camp Indonesia tahun 2011, semoga tim ini suatu hari kelak bisa membawa kebanggan lain bagi kita bangsa Indonesia. Maju dan tumbuh terus Garuda Muda! Kami akan selalu ada di belakangmu.

Indonesia! Back to Back Champions!!

Minggu, 29 Mei 2011

Seleksi Milan Junior Camp Malang : 3 peserta dari Sidoarjo Lolos ke bali

Malang, 29 Mei 2011
Setelah menjalankan proses seleksi selama dua hari di Kota Batu-Malang 28-29 Mei 2011, akhirnya didapatkan enam orang pemain yang akan dilatih dalam AC Milan Junior Camp di Bali, Juni-Juli 2011.

Berikut nama Keenam pesepak bola muda usia 10-16 tahun itu yang lolos:

Kategori A
CRISTA AWANG ARDIANSYAH Asal Sidoarjo


Kategori B
HAMZA RISFIAN Asal Sidoarjo
DHANU SYAHPUTRA Asal Jember
SUPRIYANTO SABAR Asal Sidoarjo

Kategori C
AMIRUL MUKMININ. H Asal Kepanjen Malang
ZAUFY VERLIFZA O.S Asal Gresik

Keenam orang yang terpilih ini, bisa dikatakan luar biasa karena berhasil menyingkirkan peserta lain yang mencapai total 1.480 orang.
Selama di Bali, para peserta akan mendapatkan pelatihan langsung dari pengajar-pengajar AC Milan Junior Camp Italia.
Setelah menjalani pelatihan di Bali, mereka akan diseleksi lagi untuk mendapatkan 18 pemain terbaik yang nantinya mewakili Indonesia mengikuti turnamen AC Milan di Italia, Oktober 2011.

Seleksi Milan Junior Camp @ Malang



Milan Junior Camp 2011 yang diadakan lapangan brantas, batu malang 28-29 Mei 2011..support dari Milanisti sezione Ngalam Raya, Milanisti Sezione Surabaya, Milanisti Basis Sidoarjo,Milanisti Blitar, Milanisti Sezione Jember

Link Album Part 1
Link Album Part 2

Sabtu, 07 Mei 2011

Pembukaan Indonesian All Star Team Challenge powered by The AC Milan Junior Camp


Jakarta,7 Mei 2011
Acara pembukaan Indonesian All Star Team Challenge powered by The AC Milan Junior Camp dilakukan di lapangan sepakbola Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (7/5/2011). Selain di Jakarta (7-8 Mei), AC Milan Junior Camp juga akan melakukan roadshow ke Bandung dan Pekanbaru (14-15 Mei), Semarang dan Medan (21-22 Mei), Malang dan Palembang (28-29 Mei), Balikpapan dan Makassar (4-5 Juni), dan Bali (11-12 Juni).
Pembukaan Milan Junior Camp ini juga dibuka legenda AC Milan *Daniele Massaro* (DM11) :). Kalau tahun lalu kita kedatangan Franco Barresi,Program ini bertujuan untuk mencari 60 pemain muda berbakat berusia 10-16 tahun. Dari tiap kota, akan dipilih enam pemain terbaik yang akan mengikuti Milan Junior Camp di Bali selama dua pekan pada bulan Juni-Juli mendatang.

Di Bali, mereka akan mendapatkan pelatihan sepakbola dari pelatih AC Milan Academy. Sebanyak 18 peserta terbaik akan mewakili Indonesia untuk mengikuti turnamen internasional tahunan yang digelar AC Milan, Intesa San Paolo Italia, pada bulan Oktober

Sumber : Milanisti Indonesia, Join Us www.milanisti.or.id

Rabu, 04 Mei 2011

Milan Junior Camp @ Malang

Milan Junior Camp @ Malang!!
Registration 10-25 Mei 2011
Technical Meeting 26 Mei 2011
Selection 28-29 Mei 2011
Bring you are family, friend & All college to follow this event!
Event FREE for public in 10-16 years old on may 2011
Call Us @ 03419661614(just call) to get form registration & more info

Detail Informasi klik disini

syarat-syarat yang harus dipatuhi:
1. Laki-laki atau perempuan berusia antara 10 - 16 tahun. Batas usia minimal adalah kelahiran tahun 2001 yang berusia 10 tahun atau lebih pada akhir Mei 2011 *atau* batas usia maksimal adalah kelahiran tahun 1995 yang berusia 16 tahun atau kurang pada akhir Oktober 2011.
2. Membawa:
1. Pas Photo 3x4 sebanyak 5 lembar (warna latar bebas)
2. Kartu Keluarga (asli) dan copy-nya (asli ditunjukan ketika mendaftar)
3. Akte Lahir (asli) dan copy-nya (asli ditunjukan ketika mendaftar)
4. Surat keterangan sehat dari RS/ dokter/ klinik
5. Mengisi form registrasi dan surat persetujuan dari Orangtua (diambil di tempat pendaftaran)
6. Materai nominal Rp 6.000,-
7. Map merah

Sumber : PIC Malang, Siswo 0857 334 111 85 (Milanisti Indonesia Sez Ngalam Raya)

Untuk informasi bagi Wilayah Sidoarjo bisa menghubungi :

Sidoarjo Bagian Utara (kec.gedangan, kec.waru, kec.taman, kec. sedati)
Chiwo( 08563452450 )

Sidoarjo Bagian kota (kec.sidoarjo, kec.buduran, kec.sukodono, kec.candi)
Andrew Thama, ( 085733133855 )
Ricky, ( 08568515390 )


Sidoarjo Bagian barat (kec.wonoayu, kec.krian, kec.balongbendo, kec.tarik)
Haris(085746446654)

Sidoarjo Bagian Selatan (kec.jabon,kec.porong,kec.tanggulangin,kec.tulangan, kec.krembung)
Muhammad Lutfi , ( 085655330405 )
Heru Purwanto, ( 08563055153 )

Sabtu, 16 April 2011

Opening Milan Junior Camp 2011, Indonesia

Ciao a tutti,

Milan Junior Camp 2011 akan hadir kembali di Indonesia tentunya dengan konsep yang masih sama dengan acara Milan Junior Camp tahun lalu. Kabar baiknya, seleksi Milan Junior Camp 2011 (All Star Team Challenge) akan diadakan di 10 kota besar di Indonesia seperti:
1. Jakarta
2. Medan
3. Palembang
4. Pekanbaru
5. Bandung
6. Jogjakarta
7. Semarang
8. Malang
9. Balikpapan
10. Makassar

*Pembukaan Milan Junior Camp 2011 insya Allah akan dilaksanakan:
Hari: Sabtu, 7 Mei 2011
Waktu: 07.30 - selesai
Tempat: Lapangan PTIK, Blok M

Sangat diharapkan bagi para member Milanisti Indonesia untuk bisa hadir dilokasi sebelum pukul 07.00 WIB untuk mempersiapkan coreo penyambutan legenda yang akan membuka acara Milan Junior Camp 2011 ini. Kalau tahun lalu kita kedatangan Franco Barresi, maka tahun ini kita akan memberikan sambutan yangsama hangatnya untuk *Daniele Massaro* (DM11) :)
Diharapkan juga kepada 33 Sezione Milanisti Indonesia untuk dapat hadir dan
memeriahkan acara Milan Junior Camp 2011 ini. Selain untuk bisa bertemu legenda hidup AC Milan secara langsung, acara ini juga bisa dijadikan sebagai tempat bersilaturahmi antar sezione Milanisti Indonesia. Informasi tambahan, setelah acara pembukaan Milan Junior Camp 2011 ini,Divisi Event juga akan mengadakan nonton bareng AC Milan vs AS Roma yang tempatnya akan diberitahukan dalam waktu dekat. Maka, persiapkan diri kalian semua untuk tetap fit sampai acara selesai :)

Info Detail Klik MILAN JUNIOR CAMP 2011
Grazie,

Sumber : Citra Mahanisa, Milanisti Indonesia. join us : www.milanisti.or.id

Kamis, 21 Oktober 2010

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima Tim Indonesia All Star AC Milan Junior



Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menerima Tim Indonesia All Star AC Milan Junior . SBY pun dibuat tersenyum mendengar kisah jawara Intesa San Paulo Tournament AC Milan Camp International, di Italia.
Dengan memakai kemeja merah putih lengan pendek, SBY yang didampingi Ibu Ani Yudhoyono (mengenakan kemeja serupa), tampak sumringah mendengar prestasi 17 orang ABG di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (20/10/2010) sore.
"Dengan bangga kami perkenalkan the whole star king of AC Milan Indonesia. Ini tim kita yang meraih juara pertama dalam pertandingan Turnamen AC Milan Camp International di Italia yang diikuti 30 negara," sambut Menpora Andi Mallarangeng yang disambut senyum SBY dan para menteri.
Menurut Andi, mereka berhasil mengibarkan bendera Merah Putih dan melakukan devile di antara pertandingan sepakbola klub Barcelona dan Verona. Selain menjadi juara, Tim Indonesia juga meraih pemain terbaik yang diraih I Putu Angga Eka Putra dari Bali. Selain itu Tim Indonesia meraih Best Captain yang diraih Eriyanto dari Sukabumi.

"Mudah-mudahan mereka memberi inspirasi pada tim senior PSSI," imbuh Andi.
Tim Indonesia yang mengenakan training merah putih itu, lanjutnya, baru saja
tiba dari Italia, di Bandara Soekarno-Hatta.
Andi pun kemudian mempersilakan Ketua Delegasi Iqbal Alan Abdullah dan Kapten Tim Eriyanto berbicara. Saat Eriyanto berbicara, ABG jangkung dan berkulit gelap itu menambah sumringah SBY dan Ibu Ani.
"Assalamualaikum, saya hanya satu cita-cita, ini hanya ingin ketemu dengan Bapak
Kepala Presiden," ujar Eriyanto polos Mendengar sebutan, "Bapak Kepala Presiden" itu, sontak SBY dan para menteri tertawa.
Saking bangganya, saat memberikan sambutan SBY terus memuji dan menyemangati para ABG ini agar terus mengasah bakat dan cita-citanya, dan meminta Menpora melaoporkan apa saja yang bisa dirinya bantu kepada Tim Indonesia itu. SBY bahkan meminta ke-17 ABG itu maju memperkenalkan diri satu per satu."Saya ingin mendengar satu demi satu background kalian, keluarganya, cita-citanya, pendidikannya, Insya Allah sukses di masa depan," pinta SBY.Kapten Tim, Eriyanto pun maju pertama memperkenalkan diri. "Nama saya Eriyanto dari Sukabumi. Saya putus sekolah setelah keluar SMP, keluarga saya kurang mampu," tutur Eriyanto yang kemudian kembali ke tempat duduknya.

Kemudian disusul oleh peraih gelar pemain terbaik I Putu Angga Eka Putra dari Bali. Ada juga pemain termuda dalam tim, Azani Yahya yang berusia 9 tahun.
"Saya Azani Yahya, sekolah di Global Jaya International School. Ayah saya Tantowi Yahya, kerja di DPR," kata Azani dengan polos dan memancing tawa."Hahaha..Tantowi Yahya ya, salam buat papanya," timpal SBY.
Cara mereka memperkenalkan diri dengan polos dan terus terang sesekali memancing
tawa. Dengan jujur mereka mengatakan "Keluarga saya kurang mampu" atau "Keluarga
saya, Alhamdulillah mampu".
SBY pun mengapresiasi mereka dengan memberikan dorongan semangat setelahnya.
"Begini, kalian semua hebat, orang tuanya juga hebat. Soal ada yang lebih mampu dan kurang mampu terjadi di mana-mana. Pak SBY dulu juga dari keluarga kurang mampu," nasihat SBY.
"Kalau betul-betul ingin melanjutkan sekolah, karir sukses bicarakan baik-baik, jaga prestasi," imbuh SBY.
Saat SBY bicara seperti itu, sang kapten tim Eriyanto menangis hingga sesenggukan. Tangis Eriyanto bahkan semakin menjadi dengan dia mengatupkan tangan ke muka sambil membungkukkan badan. Bahkan hingga SBY usai menyampaikan sambutan.

Hal ini menjadi perhatian para menteri yang hadir seperti Seskab Dipo Alam, Mensesneg Sudi Silalahi, Mendiknas M Nuh hingga Ketua PSSI Nurdin Halid. Bahkan
Sudi menghampiri dan berdiri di sebelah tempat duduk Eriyanto.
Melihat hal ini SBY pun menghampiri dan serta merta Ibu Ani memeluk Eriyanto yang masih mengatupkan wajahnya. Ibu Ani tampak mengusap-usap punggung ABG drop-outan SMP itu sembari menenangkan beberapa menit.
Setelah Eriyanto tenang, barulah Ibu Ani meninggalkan ruangan. Tangis Eriyanto rupanya tak bisa berhenti hingga acara usai. Dia pun dipeluk teman-temannya.
"Saya senang, senang se..ka..li.." ujar Eriyanto terpatah-patah dan menangis sesenggukan.

Selasa, 19 Oktober 2010

Turnament Milan Junior Camp




Milan Junior Camp Indonesia
Para Milanisti Junior Camp INDONESIA berhasil Menjuarai Turnament antar Milan Junior Camp di milano... Erianto Kapten terbaik, pemain terbaik angga bali.Merah putih pun berkibar seiring bendera MILANISTI INDONESIA, semoga kelak para adek adek MJC INDONESIA bisa mengharumkan Nama Indonesia seterusnya...
Forza INDONESIA
Benvenuti a Milanisti Indonesia Sezione Sidoarjo sito ufficiale
Heru
Entra Nel Sito